Suatu hari, saat aku menyadari salah satu skincare-ku sudah mau habis, aku bilang... aih sudah mau habis, beli lagi ah... Suamiku nyeletuk, kamu nggak dandan juga nggak papa kok... kan sudah sama aku.... langsunglah aku bilang.... Eh jangan ge-er ... aku dandan cantik untuk diriku sendiri yaaaa... bukan buat kamu.... Suami cuma senyum saja...
Alhamdulillah suami bukan orang yang pelit untuk istri dan anaknya... selama dia bisa ngasih, ya kasih saja... mau belanja apa ya terserah.. Atur-aturlah gimana baiknya.... Biasanya dia gitu...
Sayangnya ... aku (dan buuaaanyaaaakkkkk ibu2 yang lain), sebagai mentri keuangan keluarga, sering kali pelit untuk diri sendiri, padahal royal untuk anak-anak dan suami.
Anak dibeliin baju, suami dibeliin daleman. Anak dibeliin sepatu, suami dibeliin kaos... Untuk diri sendiri.... Nantilah.... padahal di keranjang shopee sudah menumpuk daftarnya.
Anak-anak mau jajan apa? Ok... Simboke gimana? manut, yang penting kalian sukanya apa.
Masak sayur, goreng lauk... dipilih yang potongannya bagus, yang good looking, disusun rapi, biar anak dan suami semangat kalau lihat, buat diri sendiri... pilih yang remahan yang ugly penampakannya...
Potong buah, susun rapi dan cantik, anak-anak buka kulkas tinggal comot. Untuk simboke, potongan sisa pinggiran yang potongannya jelek...
Hufffttt.....
Aku bilang ke anakku, "Ranka... mamah mendidik kalian, mensuport kalian dengan sebaik-baiknya. Kamu tau kan... Tapi ada kalanya mamah akan egois untuk diri mamah sendiri ya...
Iya mah.. aku tau kok...
***
Memasuki usia dengan golongan jelita sekarang ini... (tau nggak jelita... jelang lima puluh tahun..😉) aku mulai memikirkan kembali, akan seegois apa diriku dari keluargaku.
Kerjakan kerjaan rumah tangga, kalau baru males ya biarin... Males masak, Yua, tolong bilang ke ayah, nanti kalau pulang sekalian beliian lauk padang, mamah baru nggak mau masak....Kalian, satu nyapu luar, satu nyapu dalem, Yui beresin kamar.... Anak-anak sudah gede, bisa ngurus diri sendiri... hemat-hemat tenaga sendiri selama mereka bisa mengerjakan sendiri...
Ranka... saat kalian sudah dewasa nanti, kalian akan bekerja, hasilnya untuk kalian sendiri, kalian menikah, akan memikirkan kebutuhan keluarga kecil kalian sendiri. Mamah sama ayah nggak akan mengganggu kehidupan kalian.
Setiap anak selalu bercita-cita, sekolah yang bener, kuliah yang bener, kerja, membahagiakan orang tua.
Tapi pada kenyataannya Ranka, setelah menikah, kalian pasti akan mendahulukan keluarga kecil kalian, dan itu wajar. Jangankan membahagiakan orangtua (secara materi), kalian mungkin akan bergelut dengan kebutuhan ekonomi kalian sendiri.
Makanya sebelum memutuskan untuk menikah, bekerjalah dulu kalian untuk diri sendiri, puaskan dulu kebebasan kalian, mau traveling ke mana, mau beli apa, silahkan. Bisa punya tabungan sendiri alhamdulillah.
Untuk mamah. Ranka tau kalau mamah sudah memulai bisnis mamah sendiri. Bukan hanya menunggu uang dari ayah. Mamah punya tabungan sendiri dan ayah nggak perlu tahu jumlahnya berapa.
Mamah harus meng-upgrade skill mamah, agar mamah tetap bisa mengikuti tehnologi.
Mamah punya pekerjaan sendiri yang di saat mamah tua nanti mamah tetap bisa mengerjakannya sendiri dari rumah, punya penghasilan sendiri dan mamah tidak perlu tergantung dari ayah dan juga tidak perlu membebani kalian.
Kenapa mamah merawat diri sendiri, karena mamah mencintai diri sendiri. Kita mau cantik atau burik, itu pilihan kita sendiri. Menjadi cantik adalah salah satu cara kita menghargai diri sendiri.
Kenapa mamah banyak tidur, bermalas-malasan. Karena mamah mencintai diri sendiri. Mamah harus tetap menjaga kesehatan fisik dan kewarasan mental untuk mamah sendiri.
Kenapa mamah beli es krimnya banyak... ya karena mamah juga mau dong... kan es krim bukan cuma untuk anak-anak.
Kenapa mamah melakukan ini. Karena mamah mencintai diri mamah sendiri. Siapa lagi yang akan bisa dijadikan sandaran, nggak ada, pada masanya mamah harus tetap mandiri.
****
Moms... mulailah mencintai diri sendiri... mulailah egois untuk diri sendiri... karena pada masanya, saat anak-anak, keluarga sibuk dengan kehidupan mereka sendiri, maka kita juga akan sendiri
Kita tidak tahu, sampai kapan pasangan akan bisa mensuport kita, sampai kapan pasangan akan mendampingi kita.
Maka...cintailah diri sendiri dulu, baru orang-orang di sekeliling kita...

No comments:
Post a Comment