Total Pageviews

Monday, January 31, 2022

Cara Membuat Bunga Kering Estetik dari Tanaman Liar di Pinggir Jalan

 


Kali ini saya akan membagikan cara membuat bunga kering yang estetik dan cantik yang terbuat dari bunga liar. Bunga-bunga liar ini dapat dengan mudah kita dapatkan di pinggir-pinggir jalan yang berdekatan dengan sawah, daerah persawahan, perbukitan atau di lahan kosong.

Selain bunga liar kita juga bisa mengeringkan bunga dari buket atau bunga-bunga manten sehingga selain bisa lebih awet untuk dijadikan hiasan juga bisa sebagai bunga kenangan. Sayang jika kita mendapat hadiah buket bunga dan kemudian langsung dibuang setelah layu. Cara mengeringkan bunga ini bisa membuat bunga lebih awet sehingga kita bisa lebih lama menikmati keindahan dan kenangan dari bunga tersebut.

 

Ada beberapa cara untuk mendapatkan/mengawetkan bunga kering, misalnya pertama, dengan cara  digantungkan/dijemur/diangin-anginkan, kedua dengan cara meletakkannya di sela-sela buku, dan yang ketiga dengan cara meletakkannya di dalam silika gel.

 

A. Cara membuat bunga kering dengan metode digantungkan/dijemur/diangin-anginkan

 


Pada metode ini biasanya bunga yang dikeringkan berupa rerumputan dan bunga liar, bisa juga bunga buket/bunga potong yang masih ada tangkainya. Hasilnya nanti bentuk dan warna bunga masih seperti aslinya. Biasanya digunakan untuk pajangan dengan diletakkan di vas/botol.


Alat dan bahan :

- Bunga-bunga liar

- Gunting

- Hanger baju

- Tali/karet

- Hairspray

Cara Membuat :

1. Kelompokkan masing-masing bunga/rumput berdasarkan jenisnya.


2. Potong/gunting daun-daun pada tangkai bunga sampai bersih. Sisakan tangkai yang agak panjang. Tujuan daun bunga dihilangkan adalah agar tampilan dari bunga kering ini nanti bisa lebih bersih dan rapi. Daun-daun kering biasanya juga mudah rontok sehingga justru akan merusak keindahannya.

 

3. Ikat tangkai bunga, saya lebih memilih menggunakan karet karena karet lebih fleksibel sehingga lebih mudah untuk mengikat dan tangkai bunga tidak mudah lolos/jatuh.

 

4. Gantung ikatan bunga pada hanger baju. Letakkan berjajar dengan posisi yang terbalik agar mendapatkan bentuk bunga yang sesuai dengan bentuk asli dan tangkai yang lurus.

 

5. Semprot menggunakan hairspray. Fungsi hairspray adalah agar bunga tidak mudah rontok.

 Kita bisa membeli hairspray berukuran kecil yang harganya sepuluh ribuan saja.

 

6. Letakkan hanger di tempat yang memungkinkan terkena banyak angin tapi aman dari hujan. Misalnya di teras rumah atau di jendela.

 

7. Setelah dua minggu (atau kurang jika cuaca panas), bunga sudah bisa diambil. Susun di vas yang estetik. Perhatikan proporsi dan komposisinya agar rangkaian bunga tampak indah.

 

8. Semprot kembali menggunakan hairspray.

 


Bunga kering siap dipajang….

 Baca juga : Rahasia awet muda

B. Cara membuat bunga kering dengan metode diletakkan di sela-sela buku


Cara ini biasanya digunakan untuk bunga atau daun-daunan yang akan dipakai untuk resin sebagai gantungan kunci, resin pajangan di atas meja atau dipakai sebagai hiasan di dalam pigura. Hasilnya bentuk bunga dan daun menjadi pipih.


Alat dan bahan

- Gunting

- Bunga dan daun (Misalnya bunga mawar, bunga krisan, daun pakis dll)

- Buku-buku tebal


Cara Membuat

1. Bersihkan daun dan bunga dengan memakai gunting.

2. Letakkan daun/bunga di antara halaman buku. Pastikan bentuk dan posisinya sesuai dengan yang kita inginkan. Misalnya untuk daun apakan melengkung atau lurus. Untuk bunga apakah bunga utuh atau kelopak yang sudah dipisahkan, menghadap ke atas atau ke samping.

3. Tutup buku. Beri pemberat, bisa dengan meletakkan tumpukan beberapa buku yang lain atau benda berat lainnya. Fungsi pemberat ini agar bentuk daun/bunga menjadi pipih, rata dan tidak melengkung.

4. Simpan sampai dua minggu. Setelah itu bisa kita cek apakah daun/bunga sudah kering seperti yang kita inginkan atau belum.

 

C. Cara membuat bunga kering dengan metode diletakkan di dalam silica gel.

 

Untuk metode ini tentu saja kita memerlukan lebih banyak biaya jika dibandingkan dengan dua metode sebelumnya karena kita harus menggunakan banyak silika gel. Fungsi silika gel adalah untuk menyerap kelembaban bunga. Biasanya jika memakai media ini, kita hanya akan mengambil kelopak bunganya saja atau dengan tangkai tapi hanya pendek tangkainya. Biasanya bunga kering ini digunakan untuk hiasan pigura atau dicor resin.

 

Alat dan Bahan

- Gunting

- Bunga (misalnya mawar)

- Silika Gel

- Wadah/toples

 

Cara Membuat

1. Bersihkan bunga.

2. Siapkan wadah/toples

3. Isi toples dengan silika gel kurang lebih setebal 1 cm, sebagai dasaran.

4. Susun bunga menghadap ke atas.

5. Taburkan silica gel sampai menutup seluruh bagian bunga. Pada tahap ini kita harus hati-hati dalam menambahkan silica gel agar bentuk bunga bisa bagus. Jika masih ada bunga yang lain kita bisa meletakkannya di lapisan atasnya dan menimbunnya dengan silica gel kembali, begitu seterusnya.

6. Simpan selama dua minggu

7. Keluarkan bunga dan silica gel dengan hati-hati agar tidak merusak bentuk bunga.

 

Demikian beberapa metode untuk membuat bunga kering. Sebaiknya pilih cara yang sesuai dengan jenis bunga/daun yang akan kita keringkan.

 

Selamat mencoba…

 

==============================================

Cek juga tutorial menghias tumpeng : https://youtu.be/8YAUsn770A8

Baca juga : Buket Wisuda

Baca juga : Buket Uang  

Baca juga : contoh-berbagai-macam-mahar-pernikahan

Baca juga : Contoh seserahan/mahar part 1

 

===========================================

Cek ig saya yang berisi tentang buket dan craft yang lainnya : Gabah Craft & Creative

Youtube Tutorial Craft Syua Mada Craft & Creative

Youtube tentang perjalanan, budaya dan wisata : Syua Mada

Youtube tentang lirik lagu barat : Syua Mada Lirik

 

 

Tuesday, January 25, 2022

Bunga Teratai - Water Lily - Nymphaea




Tanaman teratai adalah tanaman air yang banyak dikoleksi pecinta tanaman hias terutama yang memiliki kolam ikan. Warna bunganya yang sangat cemerlang dapat membuat kolam tampak menonjol di antara ikan-ikan yang berseliweran di sekitarnya.

 

Tanaman teratai biasanya dijadikan tanaman hias karena bunganya yang sangat elok yang bisa mempercantik kolam ikan anda. Bunganya berwarna-warni, ada putih, kuning, merah muda dan juga ungu dengan putik bunga yang berwarna kuning. Diameter bunganya bisa mencapai 20cm, sedangkan daunnya bisa lebih dari 40cm tergantung dari kesuburan dan besar kolamnya. Panjang tangkai juga menyesuaikan jarak dari dasar/media kolamnya sampai tingginya air.

Jika ditanam di jambangan tentu saja daun dan tangkainya cenderung lebih kecil dan pendek, tetapi jika ditanam di kolam besar, daun dan tangkainya bisa lebar dan panjang.

Teratai milik saya saya letakkan di kolam berukuran lebih dari 2m, jadi lebar daunnya bisa lebih dari 40cm, sedangkan panjang tangkainya bisa mencapai satu meter.

Untuk teratai yang hidup di alam bebas, ukuran kelopak daunnya bisa mencapai dua meter.

 

Orang kadang salah mendeskripsikan tanaman teratai dengan tanaman lotus. Tanaman teratai daunnya mengambang di permukaan air, tangkainya tenggelam di dalam air sehingga yang tampak dari atas permukaan air hanya daunnya saja dan berkembang biak dengan rizoma. Sedangkan lotus daunnya muncul di atas permukaan, tangkainya juga muncul di atas permukaan air dan berkembangbiak dengan biji.

 

 


Tanaman ini berasal dari Mesir dan sekarang sudah menyebar sampai ke belahan dunia yang lain. Bisa hidup di dataran rendah sampai sedang dengan dengan iklim tropis hingga sub tropis, terutama di asia. Hidup di perairan tenang, misalnya sungai dan rawa dan bisa hidup di air yang sangat kotor.

 

Teratai untuk tanaman hias bisa tumbuh subur dan rajin berbunga jika diletakkan di kolam yang terkena sinar matahari langsung, lebih bagus kalau terkena sinar matahari pagi.

 

Bunganya akan mekar dari sore sampai pagi. Siang hari akan menguncup dan kembali mekar nanti sore, terus seperti itu hingga beberapa hari. Ada juga yang sebaliknya, mekar di siang hari, menguncup di malam hari. Setelah masa mekarnya lewat, kuncup bunga teratai akan tenggelam. Di saat itulah kita bisa memetiknya agar kolam tetap terlihat bersih dan cantik.

 Baca juga : Rahasia awet muda

Cara menanamnya di kolam adalah dengan menanamnya di pot dengan media lumpur atau tanah, kemudian pot diletakkan di dasar kolam atau disesuaikan ketinggiannya mengikuti kedalam kolam. Jika dalam kolam lebih dari satu meter, maka pot bisa diberi dudukan untuk menambah ketinggiannya. Jika ditanam menggunakan jambangan, tanah bisa langsung diletakkan di dasar jambangan dan pastikan permukaannya selalu terisi air. Letakkan ikan-ikan kecil berwarna cerah (ikan komet misalnya) untuk mencegah berkembangbiaknya jentik nyamuk.

 

Perawatan teratai juga mudah karena kita hanya perlu memotong daun-daunnya yang sudah menguning dan juga bunganya yang sudah habis masa mekarnya. Biasanya tidak perlu dipupuk karena kotoran dari ikan sudah mencukupi kebutuhan pupuknya.

 

Dalam masyarakat Bali, terutama dalam keyakinan agama Hindu bunga teratai adalah simbol bunga suci dan kesempurnaa. Bunga teratai menjadi simbol alam semesta Hyang Widhi Wasa, dilukiskan sebagai Padma Astadala. Bunga teratai juga digunakan sebagai simbol Dewa Trimurti dalam upakara/banten, karena keistimewaannya yang dapat hidup di tiga alam, yaitu akar di tanah, tangkai dan daun di air dan bunga di udara.

 


Dalam keyakinan agama Budha, bunga teratai adalah simbol dari kehidupan di masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.

 

Simbol bunga teratai juga memiliki arti sesuai dengan warnanya, misalnya :

- Putih melambangkan kesucian, perdamaian, kesempurnaan pikiran dan kejernihan spiritual.

- Merah muda melambangkan tingginya derajat dan kedudukan. Budha sebagai dewa yang mempunyai kedudukan tertinggi mempunyai simbol teratai warna merah muda.

- Biru/ungu sebagai lambang kecerdasan, kebijaksanaan dan pengetahuan.

- Merah melambangkan cinta, kasih sayang dan emosi.

 

Tanaman teratai selain sebagai tanaman hias, juga bisa dijadikan sebagai tanaman obat, mulai dari akar sampai bunganya, misalnya untuk mengobati kanker, jantung, mengobati limpa, menurunkan panas, menghentikan pendaharan, batuk, diare, menetralkan tekanan darah, mengatasi susah tidur (insomnia), menghentikan mimisan, memperlancar kencing, menormalkan menstruasi, menguatkan kehamilan dan lain-lain.

 

Jika anda akan memakainya untuk pengobatan, tentu saja anda harus berkonsultasi dengan ahlinya dulu.

 

Demikian penjelasan mengenai tanaman teratai. Semoga menambah pengetahuan anda….

 

==============================================

Cek juga tutorial menghias tumpeng : https://youtu.be/8YAUsn770A8

Baca juga : Buket Wisuda

Baca juga : Buket Uang  

Baca juga : contoh-berbagai-macam-mahar-pernikahan

Baca juga : Contoh seserahan/mahar part 1

 

===========================================

Cek ig saya yang berisi tentang buket dan craft yang lainnya : Gabah Craft & Creative

Youtube Tutorial Craft Syua Mada Craft & Creative

Youtube tentang perjalanan, budaya dan wisata : Syua Mada

Youtube tentang lirik lagu barat : Syua Mada Lirik