Total Pageviews

Showing posts with label plesir. Show all posts
Showing posts with label plesir. Show all posts

Tuesday, June 28, 2011

Makam Seniman dan Budayawan Giri Sapto, Imogiri, Yogyakarta


Makam seniman dan Budayawan Giri Sapto atau masyarakat sekitar cukup menyebutnya dengan nama Makam Seniman adalah kompleks pemakaman yang diperuntukkan bagi para seniman dan budayawan Indonesia. Makam seniman ini diprakarsai oleh Dr. (HC) RM. Sapto Hoedoyo FRSA (Felloe Royal School Art), seniman serba bisa yang berasal dari Solo. 

Makam ini berada di Bukit Gajah, Wukirsari, Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Indonesia, berdampingan dengan makam Raja-raja Mataram.  Terletak kurang lebih 20 Km ke arah Selatan kota Yogyakarta. Bila ingin ke sana lokasi makam ini sangat mudah dijangkau dan dicari. Jika anda menggunakan kendaraan pribadi, dari terminal Giwangan, Yogyakarta lurus saja ke Selatan tanpa belok-belok sampai mentok kantor kecamatan Imogiri. Dari kantor kecamatan Imogiri inilah anda baru belok ke kiri mengikuti jalan raya ke arah Timur sampai di terminal Imogiri, dari sini anda bisa belok ke kiri (ke Utara) naik ke bukit kurang lebih sejauh 250m. (Jika ke makam raja Mataram, dari terminal Imogiri lurus ke Timur, jaraknya kurang lebih juga 250m dari terminal Imogiri). Jika anda menggunakan kendaraan umum, dari terminal Giwangan anda bisa naik bis “Koperasi Abadi” jalur 5. Bis ini kadang-kadang hanya sampai pasar lama Imogiri jika tidak ada penumpang yang turun ke makam, jadi jangan lupa untuk memberi tahu kondektur atau sopir kalau anda akan ke makam seniman, maka nanti anda akan diturunkan ke terminal Imogiri. Dari sini anda bisa jalan kaki atau naik ojek ke arah makam. Di makam seniman kita bisa masuk ke sana gratis, tanpa harus membeli tiket masuk.   


Desain makam ini cukup unik, lebih menyerupai taman daripada makam. Sebelum masuk, di depannya merupakan pelataran, kemudian disusul beberapa anak tangga yang menuju pintu gerbang. Pintu gerbangnya berbentuk setengah lingkaran yang menjulang, kemudian ada beberapa cabang anak tangga yang menuju tempat yang berbeda. Salah satunya menuju pendopo “Bangsal Asih” yang juga dipakai sebagai makam Sapto Hoedojo. Tangga ke atas menuju puncak bukit yang di kiri kanannya adalah makam-makam para seniman. Di ujung tangga merupakan puncak bukit tersebut. Dari sana kita bisa melihat wilayah Imogiri dari Barat ke Selatan.

Baca juga : Kopi Panggang

Video Kopi Panggang https://youtu.be/zXRHUOPdWgE

Selain sebagai tempat ziarah, makam ini juga banyak dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati keindahan pemandangannya. Pada hari-hari libur, terutama hari Minggu pagi, banyak penduduk sekitar, terutama para remaja yang memanfaatkan tempat ini untuk jogging atau lari pagi. Di makam ini juga terdapat banyak tanaman jambu monyet yang ditanam penduduk yang menjadi daya tarik tambahan tempat ini. 

Areal pemakaman ini dilengkapi dengan fasilitas mushola, toilet, dan tempat parkir. Kalau ingin merasa lebih aman, ada juga tempat parkir di rumah penduduk jika kita ingin meninggalkan kendaraan kita untuk menuju ke areal atas. Di bawah (di sekitar terminal) kita bisa menikmati sajian khas Imogiri, misalnya wedang uwuh. Minuman ini terbuat dari campuran berbagai macam rempah yang bisa membuat badan kita hangat dan segar.
Makam Sapto Hoedojo di dalam pendopo “Bangsal Asih”

Seniman-seniman yang dimakamkan di tempat ini antara lain : Sapto Hoedojo, pendiri dan pemrakarsa tempat ini, H. Widayat (seniman seni lukis), KRT Sasmintadipura/Romo Sas (seniman tari), Kusbini (Komposer), L. Manik (komposer). Kirjomoeljo (sastrawan), KRT. Sasmitadipura dll.                                        

Wednesday, March 30, 2011

PANTAI NGRENEHAN YOGYAKARTA


plesir,Pantai di Yogyakarta,pantai,Yogyakarta,pantai ngrenehan,pesisir,Wisata Alam,Wisata Jogja,Wisata Pantai,ngrenehan,Wisata,
Eksotisme Gunung Kidul





Pantai Ngrenehan merupakan salah satu dari puluhan deretan pantai selatan Yogyakarta. Berada di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, Indonesia. Terletak kurang lebih 30Km dari kota Wonosari atau 60Km dari kota Yogyakarta ke arah Tenggara, kurang lebih 3 jam perjalanan dari kota Jogja. 

Jalan menuju pantai Ngrenehan sudah bagus berupa jalan beraspal yang mulus. Untuk sampai ke sana kita bisa menggunakan kendaraan pribadi, atau bila menggunakan kendaraan umum hanya bisa sanpai Trowono, dari sana kita bisa naik ojek karena tidak ada trayek yang menuju ke sana. Untuk tiket masuknya, kita cukup membayar Rp. 3000,- 

Pantai Ngrenehan merupakan pantai yang terbentuk dari sebuah teluk. Pantai ini menyajikan pemandangan yang sangat bagus, berpasir putih dengan bagian tepi airnya berwarna hijau dan semakin jauh semakin biru. Bagian kiri kanan pantai berupa bukit dan karang-karang yang terjal. Jika ingin menikmati keindahan pantai secara berkeseluruhan, anda bisa naik ke atas bukit dengan melalui anak tangga yang ada. Maka anda akan mendapati hamparan pantai dengan pasir putih dan perahu-perahu nelayan yang sangat indah.


plesir,Pantai di Yogyakarta,pantai,Yogyakarta,pantai ngrenehan,pesisir,Wisata Alam,Wisata Jogja,Wisata Pantai,ngrenehan,Wisata,
Pantai dengan deretan perahu nelayan





Di sana kita juga bisa menemui kapal-kapal nelayan. Pantai Ngrenehan merupakan salah satu pemasok ikan yang biasa dikirim ke kota atau bahkan ke pantai yang lain yang hasil tangkapan ikannya kurang. Kita juga bisa melihat aktifitas para nelayan, misalnya memperbaiki perahu, merakit jaring atau menimbang hasil tangkapan. Bagi yang hobi memancing, tempat ini bisa anda jadikan tujuan anda selanjutnya. 

Selain wisata laut, kita juga bisa menikmati wisata kulinernya. Di sana ada beberapa warung yang menyediakan jasa memasak ikan. Kita bisa memesan masakan ikan yang bisa langsung kita pilih sendiri dari nelayan.  Jika anda datang dengan rombongan, di sana juga disediakan pendopo yang bisa dipakai untuk sekitar 50 orang.  Mushola dan kamar mandi juga ada. Hanya saja di sana belum ada listrik dan penginapan, jadi anda hanya bisa datang pada siang hari saja.

Pada hari-hari tertentu di Pantai Ngrenehan diadakan acara ritual. Misalnya Kliwonan, yaitu acara larung sesaji yang diadakan pada setiap malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon. Acara ini dilakukan dengan melarung sesaji berupa makanan, bunga dan buah-buahan ke laut sebagai persembahan kepada Penguasa Laut Selatan. Setiap tanggal 1 Suro juga diadakan acara labuhan. Dalam acara ini biasanya juga diadakan pagelaran wayang semalam suntuk dan Campursari.  

Pantai ini memang belum sepopuler Parangtritis atau pantai Depok, jadi pengunjungnya juga masih relatif sedikit. Jika anda menyukai suasana yang lebih tenang, pantai ini bisa dijadikan tempat tujuan anda. Sedikit yang disayangkan adalah keadaan pantai ini yang agak kotor dan kurang terawat. Mudah-mudahan ini menjadi perhatian pemerintah setempat. Mengingat Pantai Ngrenehan adalah salah satu aset yang sangat berharga, yang bila dikelola dengan baik pasti tidak akan kalah dengan pantai yang lainnya. 


plesir,Pantai di Yogyakarta,pantai,Yogyakarta,pantai ngrenehan,pesisir,Wisata Alam,Wisata Jogja,Wisata Pantai,ngrenehan,Wisata,
Me and my little girl