Total Pageviews

Showing posts with label jalan-jalan. Show all posts
Showing posts with label jalan-jalan. Show all posts

Tuesday, August 15, 2023

Masjid Sheikh Zayed Solo

 

Masjid Sheikh Zayed Solo, Masjid, Masjid Solo, Wisata Religi, UEA, Gift From UEA, Jelajah Solo, Jalan-jalan

Bagi anda yang sedang mengunjungi Solo, saat ini ada tempat baru yang bisa anda kunjungi. Tempat ini memang bukan tempat wisata, tapi bisa dijadikan sebagai tujuan wisata religi yang akan membuat anda merasa takjub karena keindahan dan kemegahannya. Tempat tersebuat adalah Masjid Sheikh Zayed Solo.

Masjid Sheikh Zayed Solo terletak di Jl. Ahmad Yani No.128 Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57134. Lahan pembangunan masjid ini dulu adalah Depo Pertamina.

Masjid ini diresmikan pada tanggal 14 November 2022 oleh Presiden Joko Widodo bersama Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan kemudian dibuka untuk umum mulai Rabu, 1 Maret 2023.

 

Masjid Sheikh Zayed Solo, Masjid, Masjid Solo, Wisata Religi, UEA, Gift From UEA,Jelajah Solo, Jalan-jalan
Gerbang Masjid

Masjid Sheikh Zayed dibangun dengan dua lantai dan dilengkapi empat menara dengan satu kubah utama. Total, ada 82 kubah yang dihiasi batu pualam putih. Sedangkan luas bangunannya 8000 meter persegi.

 

Masjid Sheikh Zayed Solo, Masjid, Masjid Solo, Wisata Religi, UEA, Gift From UEA,Jelajah Solo, Jalan-jalan
 

Secara keseluruhan, masjid dengan nuansa emas dan putih ini mampu menampung hingga 10 ribu jamaah. Sedangkan, bangunan inti diperkirakan hanya mampu menampung 4 ribuan orang.

 

Masjid Sheikh Zayed Solo, Masjid, Masjid Solo, Wisata Religi, UEA, Gift From UEA,Jelajah Solo, Jalan-jalan

Masjid Sheikh Zayed Solo adalah simbol persahabatan negara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA). 

Masjid Sheikh Zayed Solo, Masjid, Masjid Solo, Wisata Religi, UEA, Gift From UEA,Jelajah Solo, Jalan-jalan

 

Simbol persahabatan ini diperkuat dengan ditanamnya pohon Sala di area masjid oleh kedua kepala negara saat peresmian masjid.

Pohon Sala merupakan cikal bakal dari penamaan Kota Solo.

 

Masjid Sheikh Zayed Solo, Masjid, Masjid Solo, Wisata Religi, UEA, Gift From UEA,Jelajah Solo, Jalan-jalan
Pohon Sala

Masjid ini merupakan replika dari Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, UEA. Meskipun memiliki ornamen bangunan khas Timur Tengah, masjid ini juga tetap memiliki sentuhan unsur budaya asli Indonesia. Di beberapa bagian lantai di Masjid Sheikh Zayed terdapat hiasan motif batik, yaitu batik kawung.

 

Masjid Sheikh Zayed Solo, Masjid, Masjid Solo, Wisata Religi, UEA, Gift From UEA,Jelajah Solo, Jalan-jalan
 

Saat akan memasuki lokasi masjid, pengunjung diwajibkan melewati alat detektor. Akan ada petugas yang siaga siang malam untuk menjaga ketertiban masjid. Termasuk dengan dilarangnya pedagang dan pengemis berada di sekitar masjid.


Masjid Sheikh Zayed Solo, Masjid, Masjid Solo, Wisata Religi, UEA, Gift From UEA,Jelajah Solo, Jalan-jalan

Di sekitar bangunan masjid terdapat beberapa kran air yang bisa digunakan pengunjung untuk berwudhu. selain itu juga disediakan tempat wudhu dan toilet yang letaknya di basement masjid dengan tempat untuk pria di sisi selatan masjid dan wanita di sisi utara masjid. 

Terdapat juga lift yang hanya boleh digunakan untuk petugas dan pengunjung ibu hamil.

Untuk mempermudah infak, zakat dan sedekah pengunjung, di masjid ini disediakan scan QRIS atas nama Masjid Raya Sheikh Zayed Solo


Masjid Sheikh Zayed Solo, Masjid, Masjid Solo, Wisata Religi, UEA, Gift From UEA,Jelajah Solo, Jalan-jalan

 

Dalam perencanaannya, nantinya selain untuk beribadah, masjid ini juga akan dikembangkan sebagai tempat studi islami.
 
Saat ini masjid ini hanya dibuka pada jam-jam tertentu (tidak sepanjang hari). Bagian dalam masjid (tempat sholat) juga hanya dibuka pada saat akan digunakan sholat saja pada waktunya. Selain waktu itu, pengunjung hanya bisa berada di serambi dan sekitar masjid.

Jika anda akan ke sana, jangan lupa untuk membawa tas/kantong plastik untuk menyimpan sandal/sepatu anda selama berada di lokasi masjid.

 Baca juga : Kopi Panggang

Video Kopi Panggang

Aturan Berkunjung ke Masjid Sheikh Zayed Solo

Pengunjung Masjid Sheikh Zayed Solo harus mematuhi sejumlah aturan yang telah ditetapkan oleh pihak pengelola Masjid Sheikh Zayed Solo. Diantaranya :

  • Pengunjung diharapkan memakai pakaian sopan dan menutup aurat
  • Pengunjung wanita yang tidak berhijab harus memakai tudung untuk menutup aurat
  • Masyarakat dari agama lain diperbolehkan datang ke Masjid Sheikh Zayed Solo dengan catatan pengunjung juga harus menutup aurat
  • Pastikan kaki sudah kering sebelum masuk masjid
  • Pengunjung dilarang membuka jendela masjid karena suhu sudah diatur oleh takmir masjid
  • Jangan mencorat-coret area masjid
  • Tidak boleh menginjak tanaman atau rumput di area masjid karena merupakan tumbuhan tumbuh
  • Pengunjung dilarang membawa tikar
  • Pengunjung dilarang bermain di kolam yang berada di lokasi Masjid Sheikh Zayed Solo
  • Dilarang berisik agar tidak menganggu kegiatan ibadah
  • Dilarang merokok, makan, dan minum di area masjid
  • Dilarang tidur di masjid. 

Masjid Sheikh Zayed Solo, Masjid, Masjid Solo, Wisata Religi, UEA, Gift From UEA,Jelajah Solo, Jalan-jalan

 

Masjid Sheikh Zayed Solo, Masjid, Masjid Solo, Wisata Religi, UEA, Gift From UEA,Jelajah Solo, Jalan-jalan

 Untuk melihat video : https://youtu.be/PvnRDmLKWwY

Baca juga : Rahasia awet muda

 

 

==============================================

Cek juga tutorial menghias tumpeng : https://youtu.be/8YAUsn770A8

Baca juga : Buket Wisuda

Baca juga : Buket Uang  

Baca juga : contoh-berbagai-macam-mahar-pernikahan

Baca juga : Contoh seserahan/mahar part 1

 

===========================================

Cek ig saya yang berisi tentang buket dan craft yang lainnya : Gabah Craft & Creative

Youtube Tutorial Craft Syua Mada Craft & Creative

Youtube tentang perjalanan, budaya dan wisata : Syua Mada

Youtube tentang lirik lagu barat : Syua Mada Lirik

 

 

 

 

Tuesday, June 28, 2011

Makam Seniman dan Budayawan Giri Sapto, Imogiri, Yogyakarta


Makam seniman dan Budayawan Giri Sapto atau masyarakat sekitar cukup menyebutnya dengan nama Makam Seniman adalah kompleks pemakaman yang diperuntukkan bagi para seniman dan budayawan Indonesia. Makam seniman ini diprakarsai oleh Dr. (HC) RM. Sapto Hoedoyo FRSA (Felloe Royal School Art), seniman serba bisa yang berasal dari Solo. 

Makam ini berada di Bukit Gajah, Wukirsari, Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Indonesia, berdampingan dengan makam Raja-raja Mataram.  Terletak kurang lebih 20 Km ke arah Selatan kota Yogyakarta. Bila ingin ke sana lokasi makam ini sangat mudah dijangkau dan dicari. Jika anda menggunakan kendaraan pribadi, dari terminal Giwangan, Yogyakarta lurus saja ke Selatan tanpa belok-belok sampai mentok kantor kecamatan Imogiri. Dari kantor kecamatan Imogiri inilah anda baru belok ke kiri mengikuti jalan raya ke arah Timur sampai di terminal Imogiri, dari sini anda bisa belok ke kiri (ke Utara) naik ke bukit kurang lebih sejauh 250m. (Jika ke makam raja Mataram, dari terminal Imogiri lurus ke Timur, jaraknya kurang lebih juga 250m dari terminal Imogiri). Jika anda menggunakan kendaraan umum, dari terminal Giwangan anda bisa naik bis “Koperasi Abadi” jalur 5. Bis ini kadang-kadang hanya sampai pasar lama Imogiri jika tidak ada penumpang yang turun ke makam, jadi jangan lupa untuk memberi tahu kondektur atau sopir kalau anda akan ke makam seniman, maka nanti anda akan diturunkan ke terminal Imogiri. Dari sini anda bisa jalan kaki atau naik ojek ke arah makam. Di makam seniman kita bisa masuk ke sana gratis, tanpa harus membeli tiket masuk.   


Desain makam ini cukup unik, lebih menyerupai taman daripada makam. Sebelum masuk, di depannya merupakan pelataran, kemudian disusul beberapa anak tangga yang menuju pintu gerbang. Pintu gerbangnya berbentuk setengah lingkaran yang menjulang, kemudian ada beberapa cabang anak tangga yang menuju tempat yang berbeda. Salah satunya menuju pendopo “Bangsal Asih” yang juga dipakai sebagai makam Sapto Hoedojo. Tangga ke atas menuju puncak bukit yang di kiri kanannya adalah makam-makam para seniman. Di ujung tangga merupakan puncak bukit tersebut. Dari sana kita bisa melihat wilayah Imogiri dari Barat ke Selatan.

Baca juga : Kopi Panggang

Video Kopi Panggang https://youtu.be/zXRHUOPdWgE

Selain sebagai tempat ziarah, makam ini juga banyak dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati keindahan pemandangannya. Pada hari-hari libur, terutama hari Minggu pagi, banyak penduduk sekitar, terutama para remaja yang memanfaatkan tempat ini untuk jogging atau lari pagi. Di makam ini juga terdapat banyak tanaman jambu monyet yang ditanam penduduk yang menjadi daya tarik tambahan tempat ini. 

Areal pemakaman ini dilengkapi dengan fasilitas mushola, toilet, dan tempat parkir. Kalau ingin merasa lebih aman, ada juga tempat parkir di rumah penduduk jika kita ingin meninggalkan kendaraan kita untuk menuju ke areal atas. Di bawah (di sekitar terminal) kita bisa menikmati sajian khas Imogiri, misalnya wedang uwuh. Minuman ini terbuat dari campuran berbagai macam rempah yang bisa membuat badan kita hangat dan segar.
Makam Sapto Hoedojo di dalam pendopo “Bangsal Asih”

Seniman-seniman yang dimakamkan di tempat ini antara lain : Sapto Hoedojo, pendiri dan pemrakarsa tempat ini, H. Widayat (seniman seni lukis), KRT Sasmintadipura/Romo Sas (seniman tari), Kusbini (Komposer), L. Manik (komposer). Kirjomoeljo (sastrawan), KRT. Sasmitadipura dll.