“Lho... kok pake tangan kiri, Ran kidal ya..” kata-kata itu sering aku dengar dari ibu-ibu teman main Ran. Kebanyakan dari mereka mengatakan hal itu dengan nada khawatir atau aneh. Aku sudah biasa mendengar hal itu.
Ran Ka, anakku, memang lebih sering menggunakan tangan kirinya dalam melakukan banyak hal, menulis, menggunting, memotong, makan dll. Bagi sebagian orang, kidal merupakan suatu bentuk keanehan, atau mungkin ada yang menganggapnya sebagai suatu bentuk kecacatan. Untuk aku "it's not a big deal."
Aku pernah mendengar, ada seorang anak yang sebenarnya berprestasi, tapi karena suatu dan lain hal prestasinya mendadak turun, setelah diselidiki ternyata di sekolah, gurunya memaksanya untuk menulis menggunakan tangan kanan, padahal biasanya dia menggunakan tangan kiri. Si Guru marah karena menganggapnya tidak sopan, sedangkan si anak merasa stress karena dipaksa sang guru merubah kebiasaan dan kebisaannya.
Dari sini aku mulai berfikir, guru (yang seharusnya pintar dan bijak) seharusnya tahu bahwa setiap anak adalah spesial, setiap anak mempunyai kemampuan dan keunikannya sendiri-sendiri. Jika ada anak yang kidal, itu adalah keunikan dia, dan semestinya guru tidak perlu mempermasalahkannya. Tak ada yang tahu pasti mengapa manusia pada umumnya lebih banyak menggunakan tangan kanannya. Orang kebanyakan menggunakan tangan kanan menurutku lebih karena sekedar kebiasaan umum (atau mungkin aktifasi otak kiri, mungkin orang-orang dari bidang kedokteran lebih tahu ini). Apalagi doktrin kita sebagai “orang timur” yang selalu mengatakan kepada anak kecil “pakai tangan manis” menambah alasan orang untuk selalu menggunakan tangan kanan.
Saat kami menyadari Ran lebih sering menggunakan tangan kirinya, aku dan suamiku tidak pernah mempermasalahkannya. Saat Ran mulai masuk Play Group, aku sampaikan kepada pembimbingnya bahwa dia biasa menggunakan tangan kirinya untuk beraktifitas, aku meminta agar hal itu tidak perlu dilarang, kecuali saat makan, mungkin boleh diingatkan, begitu juga saat masuk TK, hal itu juga aku sampaikan kepada gurunya.
Aku tidak mengatakan kalau anakku kidal. Dia baru berusia lima tahun dan sedang aktif-aktifnya bereksplorasi. Mungkin saat besar nanti dia akan lebih sering menggunakan salah satu tangan kiri atau kanannya saja. Buat aku, aktif menggunakan tangan kiri atau kanan bukanlah masalah yang besar. Menurutku bagus jika ada anak yang mampu menggunakan kedua tangannya secara seimbang. Itu baru keren. Memaksa anak menggunakan salah satu tangannya hanya akan membuat anak stress, merasa bersalah, atau minder.
Berikut adalah orang-orang terkenal yang kidal :
Albert Einstein, Ronald Reagan, Bill Clinton, Barack Obama, Bill Gates, Leonardo Da Vinci, Napoleon Bonaparte, Jimi Hendrix, Phil Collins (Genesis), Tom Cruise, Julia Roberts, Slyvester Stallone, Bruce Willis, Keanu Reeves, Robert DeNiro dan masih banyak lagi.
Kidal atau tidak... itu tidak akan menghalangi seorang anak untuk berprestasi... dan orangtua juga harus tahu, berprestasi bukan hanya masalah angka atau bangku sekolah... prestasi bisa di dapat di mana saja dia berada dan dalam bentuk apa saja...
@iwit
==============================================